Home / KRIMINAL / Mendung di Miora  Sigam Ayah  Bejad Di Duga Gauli Anak Sendiri Hingga Melahirkan

Mendung di Miora  Sigam Ayah  Bejad Di Duga Gauli Anak Sendiri Hingga Melahirkan

ilustrasi

Gelumbang,KP / Mahadayaonline.com— Beredar kabar tak sedap seorang seorang dara cantik sebut saja namaya Melati  (23 tahun )warga dusun Miora Desa Sigam Kecamatan Gelumbang  ,Muara Enim  tiba –tiba melahirkan seorang anak berkelamin perempuan  .Peristiwa ini tentunya bikin geger warga setempat karena sepengetahuan warga Melati  belum mempunyai suami .

Lahirnya anak Melati menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan warga   apalagi beredar kabar  bahwa Melati sudah di kawinkan dengan seorang  pemuda warga setempat  sekitar sebulan sebelum Melati melahirkan , perkawinan ini terkesan cepat dan tidak di ketahui masyarakat  “ inikan kesannyo seperti mau menutupi aib “ ungkap warga kepada media ini .

Sidang adat di balai Rakyat Desa Sigam Kecamatan Gelumbang

Warga mencurigai   KN (45) yang tak lain adalah orang tua kandung  Melati yang telah menggauli  sampai melahirkan   .Kecurigaan warga karena melihat gerak gerik SN yang menutup nutupi  peristiwa tersebut seperti di kutif di laman vasadnews.com   namun kecurigaan warga tidak bisa di buktikan karena peristiwa tersebut di tutup tutupi keluarga .

Simpang siurnya siapa yang telah menggauli Melati sampai melahirkan anak ini  dan desakan masyarakat untuk mengungkap kasus ini akhir pemerintah Desa Sigam melakukan sidang adat yang di lakukan di balai   Rakyat dusun miora desa Sigam  pada Selasa  25/8/2020 .Pertemuan tersebut di hadiri Babinsa, toko masyarakat setempat . Dalam musyawarah tersebut terungkap warga  menginginkan masalah ini di selesaikan secara hukum .

Seperti di ungkapkan MN warga setempat  “Kami selaku warga dusun Miora, sangat resah dengan isu kejadian ini, mangkanya kami laporkan kasus ini ke Pemerintah desa  agar bisa diselesaikan secepatnya.”, ungkap MN.

MN mengharapkan, agar sekiranya pihak Pemdes dapat membawa kasus ini ke jalur hukum pidana, lantaran perbuatan KN adalah kasus yang sangat luar biasa, sangat tidak manusiawi dan bejad, sehingga perlu tindakan yang luar biasa pula. “Perilakunya ini sangat tidak manusiawi, sangat luar biasa sehingga perlu penangan yang luar biasa juga.”, tambahnya pada saat sesi tanya jawab dalam musyawarah tersebut.

Investigasi media ini  dari berbagai sumber  mengatakan, perilaku bejat KN telah berlangsung selama 5 tahun, dan korban  telah 2 kali menggugurkan kandungannya, hasil dari hubungan gelap dengan bapak kandungnya tersebut, sebelum akhirnya perbuatan KN terendus oleh warga.

Sementara itu Kepala desa  Sigam, Panar Gesta Nedi, membenarkan perihal laporan warga terkait peristiwa yang menggemparkan warga dusun  Miora tersebut, untuk itu pihak Pemdes telah berusaha memediasi kasus ini. Namun, untuk melanjutkan kasus ini ke ranah pidana, seperti yang diinginkan warga, tentu harus melalui prosedur hukum yang berlaku. “Untuk membawa kasus ini ke rana pidana, tentu harus mengikuti prosedur yang berlaku.”, ungkapnya.

Masih Panar Gesta Nedi pihaknya bersama keluarga   pernah dilaporkan ke Polres Muara Enim, karena polsek Gelumbang belum memiliki unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), dengan saksi pelapor  nenek korban  Namun dalam penyidikan  nenek korban  mengelak atau berkata tidak tahu, atas apa yang dilaporkannya. Sehingga, pihak Polres tidak bisa menindaklajuti kasus tersebut.(red-Vsd)

Print Friendly, PDF & Email

About Mahadaya Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful