Home / POLITIK / Aksi Swiping Tim Paslon 1 Ke Kantor Bapeda ,Sekda : Itu Intimidasi

Aksi Swiping Tim Paslon 1 Ke Kantor Bapeda ,Sekda : Itu Intimidasi

 

Talang Ubi KP / Mahadayainline.com–Aksi swiping puluhan orang yang mengaku tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) nomor 1 sekitar pukul 15.00 WIB membuat karyawan kantor Bapeda dan panik dan menghentikan aktivitas mereka .bahkan salah seorang pekerja trauma mengaku ketakutan orang-orang tersebut .
“Diam, dan jangan bergerak, pecah kepala kalu bergerak,bukan itu saja kami di larang pegang megang handphone dan laptop. Terus salah satu dari mereka ado yang ngomong, inilah rai-rai nak berhenti begawe (inilah muka-muka yang akan diberhentikan),” tutur Sri Wahyuni yang juga di iyakan oleh pegawai Bappeda yang lain. Kamis 12/11.

Menurut Mairil Aprianto, salah satu tim DH-DS menyebut bahwa pihaknya menduga didalam kantor tersebut menyimpan Alat Peraga Kampanye (APK) Paslon nomor urut 2, Heri Amalindo-Soemarjono (Hero).

“Kami terima laporan adanya alat peraga kampanye keluar dari kantor Bappeda, dan setelah kami datangi kantor bappeda serta menemukan beberapa spanduk dan kalender bergambar Heri Amalindo,” katanya saat di kantor Bappeda.

Sementara itu, Ketua Panwascam Talang Ubi Hairil mengatakan bahwa seharusnya pihak DH-DS membawa alat bukti yang ditemukan dan dibawa ke Panwascam atau Bawaslu sebagai bahan laporan.

“Tidak bisa serta merta temuan itu langsung putuskan pelanggaran. Kita harus proses terlebih dahulu kalau ada laporan,” kata Hairil.

Terpisah Iwan Dedi Komisioner Bawaslu Kabupaten PALI memang ada laporan ke Panwascam menindaklanjuti informasi awal dari salah satu tim paslon, terkait adanya baliho di instansi pemerintahan, yg diduga alat peraga kampanye.jelas namun sampai saat ini belum bisa di pastikan karena perlu dilakukan penelusuran terhadap informasi awal . ucapnya .

Sahron Nazil sekretaris daerah Kabupaten PALI saat wawancara dengan awak media mengatakan ASN sejauh tetap netral namun
Kalau memang ada dugaan pelanggaran Pilkada atau ketidak netralan ASN, kita serahkan ke Bawaslu dan ada aturan serta prosedur pemerintahan untuk memproses keberpihakan ASN. Tetapi disisi lain, ada tindakan intimidasi terhadap penyelenggara pemerintahan dan ini tentu ada pelanggaran hukum. Untuk itu kami persilahkan kepala Bappeda mengambil tindakan sesuai prosedur hukum,” tandas Sekda.

Menjawab tuduhan dugaan pihaknya menyimpan dan mengeluarkan APK untuk Paslon Hero, Ahmad Jhoni menyangkal bahwa memang saat kedatangan tim DH-DS ditemukan beberapa spanduk.”Spanduk itu adalah spanduk HKTI dan FPTI bukan alat peraga kampanye dan dicetaknya juga sudah lama jauh sebelum pak Heri Amalindo menjadi Paslon,” kilah Ahmad Jhoni. (red)

Print Friendly, PDF & Email

About Mahadaya Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful