Home / Muara enim / Anggota Komisi II DPRD Muara Enim Kecewa Kualitas Pembangunan Jalan Di Belida Darat

Anggota Komisi II DPRD Muara Enim Kecewa Kualitas Pembangunan Jalan Di Belida Darat

Belida Darat , KP / Mahadayaonline.com—Pembangunan jalan
di Kecamatan Belida darat di tinjau
dua anggota DPRD, Kabupaten Muara Enim, Dari komisi II Ahmad pauzi. SH . dan Samudra Kelana. Saat melakukan peninjauan proyek pembangunan jalan dan siring di desa Tanjung tiga Kecamatan Belida darat, Kabupaten Muara Enim,.

Di dalam peninjauan tersebut, hadir juga sekdin ekspektorat IPAN Firmansyah ,dari Dina PUPR Muara Enim Zulkipli, ST. Kabupaten Muara Enim, Selasa, 19/01/2021.

Dalam tinjauan tersebut, melakukan KOR untuk mengetahui kualitas dan ketebalan jalan, ada beberapa titik di temukan kejanggalan, khususnya di jalan cor beton yang terletak di desa Tanjung tiga kecamatan Belida Darat, dan jalan aspal terletak di Desa babat dan Desa Beliung, Kecamatan Belida Darat, yang mana ukuran tersebut berpariasi. untuk cor beton ada 14 cm.dan jalan aspal ada yg ketebalanya cumah 2. cm demikian temuan tersebut .

Menurut Anggota DPRD, Komisi II kabupaten Muara Enim, Ahmad Fauzi, SH. Sangat mengecewakan karna banyak penemuan di lapangan yang tidak sesuai dan beliau mendukung, ekspektorat dan PUPR untuk di tindak lanjuti temuan tersebut, karena kekecewaan masyarakat di dua desa begitu besar, hasil pengerjaan pembangunan jalan yang tidak sesuai, dengan RAB pedahal anggaran ya yang cukup besar, dengan hasil sangat mengecewakan. ungkapnya .

Selanjut kedua anggota DPRD tersebut akan menyampaikan hasil temuan kepada pimpinan ,ungkapnya dan akan segera berkoordinasi, dengan komisi II dan inspektorat, PUPR, untuk memanggil, kontraktor yang mengerjakannya, apapun hasilnya, akan terbuka dan tranparan kepada masyarakat, ini bukan rahasia lagi tidak bisa di tutup tutupi lagi.jelasnya

Kepala desa Talang beliung , kecamatan Belida darat, Asmadi Darsno, beliau juga merasa kecewa dengan pembangunan jalan Talang beliung menuju desa babat, karna tidak sesuai harapan masyarakt dan hasilnya mengecewakan.

Menurut Zulkipli, ST dari PUPR Kabupaten Muara enim bahwa perkerjaan ini sudah di bayarkan 100% tinggal masa masa perawatan saja seandainya ada temuan akan di tindak lanjuti. Dan mengenai ada aspal yang bisa di kelupas dengan tangan oleh salah satu anggota dewan komisi 2 tersebut itu mungkin karena perekatnya atau plingkunya kurang dan bisa karena kondisi cuaca itupun di karenakan pengaspalanya di atas beton.

Lanjut, Ipan firmansyah, sekdin inspektorat Kabupaten Muara enim menjelaskan dari tiga lokasi ini belum bisa dikatan ada Indikasi dulu karna masih mengumpulkan data, karena kegiatan ini memakan waktu dua atau tiga minggu ungkapnya. (Teguh.)

Print Friendly, PDF & Email

About Mahadaya Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful