Home / Muara enim / Warga Desa Tanjung Bunut Desak Nasrun Umar Serius Tangani Corona di Belida Darat

Warga Desa Tanjung Bunut Desak Nasrun Umar Serius Tangani Corona di Belida Darat

Rumah isolasi mengahbiskan dana 40 juta dana DD Tanjung bunut 2021

Belida darat , KP /Mahadayaonline.com— Pada akhir januari orang tua Liwan dan Randi meninggal    dunia mirisnya lagi Puskesmas Belida Darat  menvonis  terinfeksi corona . Karena kejadian tersebut  dua keluarga wajib isolasi mandiri selama 21 hari  . Akibat isolasi mandiri tersebut dua keluarga ini tidak bisa mencari nafkah bukan itu saja anggota keluarganya di jauhi bahkan nyaris di kucilkan  sungguh pengalaman getir kenang salah anggota keluarga  warga dusun 1 Desa Tanjung bunut  ini menuturkan kepada media ini.

Keluarga ini nyaris tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari –hari selama masa isolasi tuturnya sedih .Akhirnya beberapa keluarga terdekat memberi pinjaman uang maupun beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari .Mirisnya lagi selama 21 isolasi mandiri keluarga ini sempat minggat untuk mencari nafkah dari desa  sampai sekarang sebagian hutang-hutang tersebut belum terbayarkan , ujarnya lirih .

Keluarga ini sedih pemerintah dari pusat sampai desa gencar tentang PPKM atau pengetatan kegiatan keramaian untuk penanggulangan penyebaran covid  19  tapi tidak ada kepedulian kepada warga terkena corona  ,ceritanya .”Ternyata semua omong kosong sampai sekarang keluarga ini tidak perna mendapat bantuan pemerintah padahal katanya dalam PPKM dana untuk bantuan seperti ini ada”  , ujarnya bertanya .

Tedmon bantuan Pertamina EP Prabumulih di duga di masukan anggaran DD untuk PPKM desa Tanjung bunut

Selanjutnya desak  Nasrun Umar Bupati Muara enim serius menanggulangi peneyebaran covid 19 di Kecamatan Belida darat dan tindak kalau Camat atau Kepala Desa tidak peduli dengan virus ini ,harapnya yang mewanti –wanti untuk tidak sebutkan namanya takut di kucilkan Kepala Desa .

Mendapat pengakuan tersebut media ini mencari informasi terkait penanganan corona di Kecamatan Belida khusunya di Tanjung bunut mendapat fakta – fakta  Data APBdes tahun 2020 dan yang di himpun media ini dari warga masyarakat dan berbagai sumber PPKM mikro desa Tanjung Bunut tahun 2021 sebesar 68  juta rupiah lebih alokasi DD /ADD .

Dana PPKM di peruntukan pos kesiapsiagaan  bencana skala desa  di laporkan  Pemdes Tanjung Bunut 40  juta   pada tahun 2020  , belum cukup Kepala Desa masih menambah dana pos penyediaan bencana skala desa sebesar 2 juta . Namun faktanya Kepala Desa hanya menggunakan kantor sekretariat Karang Taruna dan PKK timbul pertanyaan  dana tersebut  di kemanakan .

laporan APBDes Desa Tanjung Bunut tahun 2021

Pengadaan masker senilai 10 juta dalam program  PPKM Desa tanjung Bunut di duga kuat fiktif seperti terdapat dalam laporan APBDDes Desa Tanjung Bunut 2021  karena Kepala Desa hanya membagikan masker kepada jamaah masjid yang mengikuti shalat id 2021 itupun tidak semua jamaah dapat .Dan masker tahun 2020 yang sengaja tidak di bagikan  namun untuk mengelabuai warga Kepala  bagikan kembali di anggaran 2021 ini .ujar sumber tersebut

Selanjutnya Pemdes Tanjung bunut mengeluarkan anggaran untuk untuk pembelian Tedmon ukuran  300 liter sebanyak 2 buah untuk cuci tangan dalam laporan APBDes 2021 di duga  fiktif faktanya Tedmon satu buah berikut prasarana pendukung merupakan bantuan Pertamina EP asset dua Prabumulih pada tahun 2020.

Tidak cukup di dana 8 persen sesuai pagu anggaran PPKM mikkro pemdes   Tanjung bunut  mengalokasikan lagi anggaran  sebesar 49 juta dari dana DDS .untuk pencegahan dan penanganan covid 19 di Tanjung bunut Faktanya Kepala desa tidak perna beri bantuan warganya warga positif virus corona

Di program pembrantasan penyebaran covid 19 Pemdes Tanjung Bunut mengalokasikan dana 62 juta dan prasarana pendukungnya lebih dari 49 juta jadi anggaran covid 19 desa Tanjung Bunut mencapai   100 juta lebih

Dari temuan dan laporan warga kepada sejumlah LSM maupun media di duga kuat Kepala Desa Tanjung bunut telah menggelapkan DD maupun ADD tahun 2019 sampai 2021 dan telah merugikan uang rakyat ratusan juta rupiah .

 

Kepala Desa Tanjung Bunut Kecamatan Belida Darat Marzuan di konfirmasi mengatakan “ itu tidak benar ” seraya mengatakan seorang Kepala desa tidak ada yang bersih   pasti ada korupsi kalau ada Kepala Desa yang bersih saya sembah ,ujarnya sedikit pongah yang tidak menggambarkan seorang pemimpin .(tim)

Print Friendly, PDF & Email

About Mahadaya Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful