Home / Ogan Ilir / Kepala Sekolah SDN 16 Indralaya Selatan Di Duga Salah Gunakan Afirmasi dan Dana BOS 

Kepala Sekolah SDN 16 Indralaya Selatan Di Duga Salah Gunakan Afirmasi dan Dana BOS 

Ogan Ilir, KP /Mahadayaonline.com—Kepala Sekolah SD Negeri 16 Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir diduga salahgunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler dan Afirmasi.

 

Indikasi tersebut mencuat lantaran salah satu guru yang tidak ingin disebutkan namanya menceritakan penyelewengan dana BOS reguler tersebut kepada awak media beberapa waktu lalu.

Menurut pengakuannya, Dana BOS tersebut kerap dibagi-bagikan oleh sang Kepsek kepada seluruh guru pengajar di sekolah ini seusai pencairan bersama Bendahara Sekolah. Setiap ada pencairan dana BOS, sekolah ini tak pernah melakukan rapat mengenai penggunaan dana tersebut dipergunakan untuk keperluan apa saja. Setau saya, setiap pencairan dana pasti dibagikannya kepada semua guru di sini, untuk guru PNS Rp 500.000 dan guru honorer hanya Rp 150.000 saja, katanya.

Dikatakan guru tersebut, semenjak dipimpin oleh Kepsek Yamalia, sekolah ini baru membeli tiga buah lemari dan dua buah kipas angin, tedmond air, rak sepatu , papan nama sekolah, yang kemungkinan apabila ditotalkan senilai Rp 15.000.000. Pembelian barang-barang tersebut tidak diketahui secara pasti menggunakan dana BOS Reguler atau Afirmasi. Yang kami ketahui barang perlengkapan sekolah yang dibeli di masa kepemimpinannya berupa benda seperti yang disebutkan tadi.

Lanjutnya, jangankan kami (guru), Bendahara sekolah saja saat kami tanya tak mengetahui mengenai dana BOS Reguler tersebut lantaran dirinya hanya diajak saat pencairan di bank. Kepsek tak pernah melibatkan Bendahara sekolah maupun para guru dalam hal pembahasan dan penggunaan dana BOS. Sedangkan dana BOS Afirmasi SDN 16 Indralaya Selatan sebesar Rp 68.000.000 dan pemanfaatannya tidak dijelaskan. Kami merasa ada yang janggal tentang dana BOS Afirmasi, kami menduga SPJ nya banyak yang fiktif, sambungnya menambahkan.

 

Mendapati informasi tersebut, wartawan media Sumatera Post langsung menghubungi Kepsek SDN 16 Indralaya Selatan Yamalia guna mengkonfirmasi terkait dugaan tersebut via chat aplikasi WA namun tak digubris. Beberapa waktu lalu, tim akhirnya memutuskan untuk mendatangi sekolah tersebut guna menemui sang Kepsek namun beliau tak kunjung datang padahal jam telah menunjukkan pukul 10.00 WIB.

 

Salah satu guru SDN 16 Indralaya Selatan mengatakan kepada media ini, mungkin Bu Kepsek sedang ada rapat di Kabupaten atau lagi ada urusan di Diknas. “Biasanya ibu kalau datang itu paling cepat pukul 09.00 WIB. Tapi ibu memang jarang masuk pagi, pak”, ujar guru yang ditemui di sekolah, Kamis (26/8/2021) lalu.

 

Sementara Korwil Kecamatan Pran Tonet saat dikonfirmasi via WA nya Kamis (2/9), mengatakan terimakasih atas informasinya dan sekedar untuk diketahui bahwa kami para korwil bekerja sesuai tugas yang diamanatkan.

 

“Wewenang kami hanya bertugas untuk mengkoordinasikan masalah KBM, PPDB, UN dan program yang berkaitan dengan kebijakan Diknas saja. Sama sekali tidak ada kewenangan kami dalam masalah pengelolaan dana BOS”, terangnya via chat WhatsApp.(-Yanti -Pos.com)

Print Friendly, PDF & Email

About Mahadaya Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful