Home / KRIMINAL / Pengerasan Pembangunan Jalan Desa Harapan – Desa Raja Terindikasi Asal Jadi

Pengerasan Pembangunan Jalan Desa Harapan – Desa Raja Terindikasi Asal Jadi

PALI ,KP /Mahadayaonline.com–Proyek peningkatan jalan desa Harapan jaya yang di kerjakan oleh CV.Palar Putra Gemilang tidak menggunakan standar agregat pengerasan hal tersebut di ungkapkan Hadi mantan pekerja proyek pembangunan jalan warga Harapan jaya .

Menurut Hadi “Hadi Arman sala satu warga desa harapan jaya cara pengerjaan pengerasan yang di lakukan kontraktor tidak lazim seperti kejadian saat konsultan menolak batu agregat dari yang di sodorkan kontraktor.Pihak kontraktor hanya memutar balik setelah konsultan pergi mobil batu angkutan agregat kembali hamparkan batu agregat .Main kucing – kucingan ini di duga karena kontraktor ingin mengeruk keuntungan besar Tampa memperhatikan kualitas ,jelasnya kepada media .Rabu 10/11.
Dari kejadian ini terindikasi kontraktor mengabaikan standarisasi pekerjaan ,ini yang akan kita tanyakan ke PPTK Dinas PU jelasnya

Karena biasanya agregat A terdiri dari ukuran 0-5 cm,dengan kadar organik 10% batu agregat A yang suda di tentukan spesifikasi tentang cara pekerasan jalan bertujuan,ketika batu tersebut dihampar dan di padatkan oleh alat berat atau vibro pertemuan antara batu pecah dengan ukuran berbeda memedat dengan maksimal,dengan abu batu yang seolah- olah mengikat”jelas Hadi

“Sementara agregat yang datang Rabu(10/11/21)diduga bukan agregat A karena batu tersebut bisa dilihat dari pandangan mata awam,kalau batu itu seperti sertu bercampur abu batu,dan berwarnah kekuning Kuningan,hal itu ada dugaan kalau batu tersebut banyak mengandung kadar organiknya” jelas Hadi,

“Hadi menjelaskan”bagai mana project di kabupaten PALI bisa bermutu kalau kontraktor mengerjakan tidak berpanduan kepada spesifikasi yang suda di tentukan PU tentang cara klasifikasi pekerasan”jelas Hadi,

Proyek pembangunan jalan Harapan jaya yang bernilai kan 8.647.897.000, APBD diduga dikerjakan tidak sesuai dengan apa yang sudah di tentukan standarisasi pengerasan “jelas Hadi,

” Cara pengerjaan proyek tersebut perlu dipantau karena nilai yang begitu besar namun belum terlihat cara pengerjaan yang efektif” tambahnya

Dalam undang undang informasi publik no.14 tahun 2008 (KIP) suda dijelaskan”udang undang tersebut adalah sala satu produk hukum Indonesia yang bertujuan untuk membuka akses tentang informasi publik, toko publik harus membuka informasi publik bagi siapapun pemohon tentang informasi publik.

Karena sepertinya apa yang dibilang Hadi kepada awak media ada benarnya,dan awak mediapun sudah konfirmasikan apa yang sudah di laporkan Hadi(Nara sumber) namun sampai hari ini kamis tgl (11/11/21) awak media tidak juga mendapat jawaban dari pihak pelaksana kontraktor di karnakan nomor hp Eyik sebagai pelaksana tidak ada yang aktif untuk di hubungi hingga berita ini kami terbitkan.(toyeng)

Print Friendly, PDF & Email

About Mahadaya Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful